Mengapa sebuah masalah publik dapat masuk ke agenda pemerintah, sedangkan yang lain tidak bisa masuk ke dalam agenda pemerintah? Atau mengapa sebuah masalah publik tertentu mendapat prioritas untuk didahulukan sedangkan yang lain tidak ? Ini mungkin menjadi pertanyaan mendasar yang muncul di pikiran beberapa orang. Ada orang yang sudah menemukan jawabannya dan juga mungkin saja ada orang yang masih kebingungan untuk mencari jawabannya.
Pada tulisan ini, saya akan mencoba membahas mengenai pertanyaan tersebut menggunakan teori dari beberapa ahli di bidang kebijakan publik. Dengan menggunakan beberap kriteria atau patokan tertentu terkait dengan masalah publik, kita dapat menilai apakah suatu masalah bisa dikatakan sebagai masalah publik dan layak untuk masuk ke agenda pemerintah untuk dicarikan formulasi kebijakannya atau tidak.
Karena
ternyata tidak semua masalah publik dapat masuk ke
agenda pemerintah, hal ini disebabkan
karena
terdapat keterbatasan yang tidak memungkin semua masalah publik bisa dicarikan
solusinya. Atau karena ada
masalah publik lainnya yang harus lebih diutamakan dibandingkan dengan masalah
lainnya. Berarti ada masalah yang mempunyai prioritas untuk didahulukan ada
juga masalah yang belum mendapatkan prioritas untuk segera diselesaikan. Semuanya
tergantung pada masalah itu sendiri.
Dan untuk menetukan masalah mana
yang harus di dahulukan diperlukan kriteria tertentu untuk dijadikan
patokannya. Menurut Lester
dan Steward dalam Winarno (2002 : 60) suatu masalah publik akan mendapat
perhatian bila memenuhi beberapa kriteria yakni :
a.
Telah melampaui proporsi suatu krisis dan tidak dapat
terlalu lama didiamkan
b.
Mempunyai sifat partikularitas yang menunjukkan dan
mendramatisir masalah yang lebih besar.
c.
Mempunyai aspek emosional dan mendapat perhatian media massa
karena faktor human interest.
d.
Mendorong munculnya pertanyaan menyangkut kekuasaan dan
legitimasi dari masyarakat.
e.
Sedang menjadi trend atau sedang diminati oleh banyak orang.
Jika sebuah masalah publik sudah memenuhi kelima kriteria
yang dijelaskan oleh Lester dan Steward dalam Winarno
(2002 : 60), maka sebuah masalah publik tersebut dapat masuk ke
agenda pemerintah untuk dicarikan formulasi kebijakannya atau mendapatkan
prioritas untuk diutamakan dibandingkan dengan masalah publik lainnya.
Kemudian,
selain kriteria yang menentukan apakah sebuah kebijakan akan dimasukkan ke dalam
agenda pemerintah. Menurut Abidin (2004:107) ada hal
lainnya yang turut mempengaruhi sebuah masalah publik dapat masuk ke agenda
pemerintah. Abidin
(2004:107) menambahkan bahwa masalah publik dapat dibagi menjadi dua,
yaitu masalah strategis dan masalah yang tidak strategis (taktis). Dan yang
perlu mendapatkan prioritas dari pemerintah atau dapat masuk ke agenda
pemerintah adalah masalah strategis. Masalah strategis adalah masalah yang antara lain memenuhi keempat syarat-syarat sebagai berikut :
a. Mencakup kepentingan orang banyak, artinya
masalah publik ini sudah benar-benar dianggap sebuah masalah oleh banyak orang.
Sehingga perlu untuk segera dicarikan solusinya. Contoh masalah Covid-19 yang
saat ini sudah mencakup kepentingan orang banyak. Maka perlu menjadi prioritas
pada agenda pemerintah.
b. Jangka waktunya panjang, artinya
penyelesaian masalah memerlukan waktu yang panjang dan dampak yang ditimbulkan
bisa jadi mempunyai akibat yang jauh ke depan. Contohnya covid-19
yang memerlukan waktu cukup lama untuk dapat diselesaikan, serta dampaknya
sangat signifikan kepada semua orang, kelompok, negara dan bahkan dunia.
c. Mempunyai keterkaitan yang luas, artinya mempunyai
pengaruh yang besar terhadap bidang lain. Contohnya covid-19 yang bukan hanya
berpengaruh pada bidang kesehatan saja, akan tetapi bidang lain pun terpengaruhi,
seperti ekonomi menjadi terpuruk, bidang Pendidikan dan lain sebagainya. Kemudian
juga bukan hanya terjadi di satu negara saja, masalah ini menyebar ke banyak
negara dan saling terkait satu sama lainnya.
d.
Memberikan manfaat yang signifikan, artinya
jika sebuah masalah publik dapat diselesaiakan, akan memberikan manfaat yang
signifikan. Seperti masalah covid-19, yang jika dapat diselesaikan jelas akan
sanagat memberikan manfaat yang signifikan terhaap semua orang dan juga
terhadap semua bidang di dunia.
Sumber : Dun, William. 2000. Pengantar Analisis Kebijakan Publik.
Komentar
Posting Komentar